Syarat Pemutakhiran Ijasah ATT - D 2013

Bagi pemegang ijasah ATT - D, berikut adalah syarat untuk pemutakhiran ijasah ATT sesuai amandeman STCV 2010 Manila, terbaru.
Berlaku buat oiler dan mandor mesin yang masih memakai ijasah ATT-D.

Persyaratan peserta diklat Pemutakhiran Kompetensi Kepelautan Pelaut - Dasar (DP ­ D) bidang keahlian Teknika adalah pemilik sertifikat ATT ­ Dasar (STCW 1978 Amendemen 1995) yang memiliki :

Syarat pemutakhiran ijasah ATT - V 2013

Berikut syarat pemuktahiran ijasah ATT - V sesuai STCW Amandemen 2010 Manila.

Persyaratan peserta diklat Pemutakhiran Kompetensi Kepelautan Pelaut - V (DP ­ V) bidang keahlian Nautika adalah pemilik sertifikat ATT ­ V (STCW 1978 Amendemen 1995) yang memiliki : 
Participants of Education and Training Updating for Seafarers Competency Engineer Officer Class - V (DP - V) must possess ATT - V Certificate (STCW 1978 Amendments 1995) and the following documents :

Syarat Pemutakhiran Kompetensi Kepelautan Pelaut ANT - V (DP - V)

Siapa bilang ANT-V dihapus? Siapa bilang ijasah kelas V akan dibumi hanguskan dari bumi pertiwi. Terimakasih buat Pak Ferry atas informasinya. Memang masih berupa draft tetapi kurang lebih aturan mainnya akan sesuai dengan draft yang dibuat.

Berikut persyaratan pemutakhiran atau pemutihaan ijasah kelas V (ANT - V) sesuai amandemen STCV Manila 2010.
Persyaratan peserta diklat Pemutakhiran Kompetensi Kepelautan Pelaut - V (DP ­ V) bidang keahlian Nautika adalah pemilik sertifikat ANT ­ V (STCW 1978 Amendemen 1995) yang memiliki : Participants of Education and Training Updating for Seafarers Competency Deck Officer Class - V (DP - V) must possess ANT - V Certificate (STCW 1978 Amendments 1995) and the following documents :

Pertanyaan yang paling sering di tanyakan dalam wawancara VIA telepon #1 ISM Code

Pada saat job hunting dan ketemu perusahaan asing yang bagus biasanya owner atau HRD nya akan melakukan test wawancara dengan menggunakan telepon. Bila tanpa persiapan seringkali kita kelihatan bodoh. Apalagi semuanya bukan dalam bahasa Indonesia.

Untuk itu berikut saya berikan daftar pertanyaan yang paling sering ditanyakan berikut kunci jawabannya yang paling sering ditanyakan dalam wawancara melalui telepon khusus buat profesi pelaut. Kalau anda lolos wawancara, jangan lupa keluarga anda dan 2.5% sedekah ke anak yatim piatu atau fakir miskin di sekitar anda.

Jika di telepon untuk wawancara, tinggal angkat telepon dan baca tulisan di sini.
atau bisa di download: download link dibawah

Kita mulai dari bagian #1, ISM Code :
Q untuk Question / Pertanyaan
A untuk Answer / Jawaban

Inspirasi dan contoh NYATA solidaritas pelaut Part #2

Sambungan dari Part #1:
http://www.pelayaran.org/2013/06/inspirasi-dan-contoh-nyata-solidaritas.html

Seandainya.. ( Point 1, 2 dan 3 ada di part #1)
4.  Seandainya selain premi asuransi juga ada premi Pensiun, alangkah hebatnya. Banyak sekali lembaga yang menawarkan tabungan dan premi asuransi. Ambil contoh dua yang saya ikuti, yaitu BNI Simponi dan Allianz. Dengan iuran tabungan atau hasil koperasi, bisa dikelola menjadi tabungan pensiun anggota. Bahkan allianz menawarkan manfaat kesehatan dan asuransi untuk anggotanya.
5.  Seandainya organisasi itu bersifat terbuka. Hampir semua organisasi pelaut bersifat tertutup, hanya untuk satu angkatan, suku dan lain lainnya. Secara pribadi saya memahami bahwa itu adalah bentuk dari kekwatiran apalagi menyangkut masalah dana. "Satu angkatan aja bisa menipu bagaimana dengan yang lain pulau, lain suku...?". Tetapi apabila berbentuk badan hukum resmi, ada AD/ART nya, saya rasa tidak akan seperti itu.
6.  Seandainya organisasi itu dikelola pelaut yang bekerja atau mapan didarat. Sudah banyak organisasi yang dikelola pelaut yang tidak ada status kerja di darat. Jadi dia hanya mengharapkan pendapatan dari anggota. Organisasi ini tidak akan bertahan lama. Seandainya ada pelaut yang sudah punya kerja bagus jadi pengurus, misal syahbandar, teman teman dikapal bea cukai, teman teman mooring master ( 2 minggu kerja 2 minggu off) yang bersedia jadi pengurus dan hanya mendapatkan honor dari keuntungan koperasi. Luar biasa sekali organisasi ini.

Setiap orang boleh punya impian dan karena impian itulah ada bola lampu dan termasuk internet. "Seandainya seandainya" tersebut apabila dijalankan oleh perwira yang idealis alangkah hebatnya.

Sebenarnya beberapa tahun lalu di milist pelaut sudah berdiri organisasi pelaut dengan nama GPI, entah bagaimana nasibnya organisasi ini. GPI sendiri berisi orang orang yang idealis dan mapan. Silahkan untuk anggota komunitas pelaut indonesia memilih, gabung GPI atau berdiri sendiri.

NB : Yang nulis pelaut, biasa bergaul dengan ombak, kalau gaya bahasa kacau, mohon dimaklumi.

Inspirasi dan contoh NYATA solidaritas pelaut

PERINGATAN : Artikel ini agak panjang, Penulis bukan seorang penulis cerita, maka gaya bahasa yang ada akan membosankan dan apa adanya.. www.pelayaran.org

Sekarang di salah satu group pelaut Indonesia di facebook lagi heboh soal membentuk organisasi pelaut baru untuk menyaingi atau paling tidak mewakili aspirasi pelaut yang selama tidak terwakili oleh adanya KPI ( Kesatuan Pelaut Indonesia). Dan artikel ini tidak membicarakan KPI.

Karena itu forum Closed (tertutup) maka saya post aja disini postinganya,
saya punya usul ni , gimana kalau berawal dari komunitas ini kita bentuk satu organisasi tandingan KPI yg ada , dengan bertujuan benar2 murni ikhlas dan suci hati lurus karena rasa persatuan dan persaudaraan sesama pelaut , kita bikin wadah organisasi yang mencangkup koperasi kesejahteraan simpan pinjam pelaut (bukan iuran keanggotaan seperti di kpi ) juga pusat kajian keilmuan dan pelatihan yang berguna buat saudara2 pelaut yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikut nya , pengadaan komplek perumahan bersubsidi untuk para anggota yang belum punya rumah , juga forum silahturahmi buat istri2 pelaut setiap minggu nya yang di adakan di kantor pusat , mengadakan acara2 tahunan seperti tamasya bersama atau arisan istri2 pelaut yg terdaftar jadi anggota , lembaga bantuan hukum buat pelaut ( kalau perlu kita gandeng LBH atau pengacara ternama ) terkait masalah2 hukum2 tentang perjanjian kerja laut , menjadi lembaga atau agency penyaluran tenaga kerja maritime non komersial dengan menggandeng perusahaan atau agency komersial yang telah exist (tentunya perusahaan yg punya dedikasi yg tinggi terhadap kesejahteraan pelaut ), asuransi jaminan kesehatan buat anggota pelaut besrta keluarga , juga pelatihan pemberdayaan sdm istri2 pelaut sehingga istri2 pelaut mampu berbisnis untuk mengisi hari2 nya selama di tinggal bertugas serta mampu membantu penghasilan rumah tangga nya , ,, nah gimana nih KOMANDAN2 para OFFICER senior'' yang punya idealisme tentu nya'' untuk mem follow up usulan saya ini, terimakasih ,,, saya sangat berharap impian dan usulan saya ini bisa terwujud dengan back up dari pelaut2 yang terdidik serta mempunyai kewiraan dan jiwa korsa yang tinggi tanpa memandang suku ras agama ataupun alumni sepanjang kita masih satu bangsa satu tanah air INdonesia ( emang nya kopasus doang yang punya jiwa korsa kita juga dong he he he )
Bulan April lalu saya ngobrol dengan Nakhoda KM. Leuser dan bercerita panjang lebar selama dalam pelayaran. Terus masuk bahasan masalah yang seperti saudaraku di Komunitas Pelaut Indonesia di FB. Kebetulan saya tidak ahli mengarang, apalagi dengan gaya bahasa orang pertama, maka akan saya tulis saja inti dari contoh nyata Solidaritas atau Ikatan Pelaut.

Inilah Bukti Arti Penting Radar Buat Kapal

Korban kapal tabrakan
Sebuah kapal berlayar pada waktu malam hari dan tanpa disadari ada kapal didepannya sedang kandas. Nakhoda melakukan olahgerak dan tanpa dapat dihindari kapal menabrak kapal yang kandas tersebut yang berakibat lambung kiri kapal sobek ( dilingkari warna merah ). Gambar diatas saya ambil 2 hari yang lalu, tepatnya tanggal 19 September 2012. Gambar diatas adalah salah satu bukti betapa pentingnya sebuah radar buat kapal.